QADHIYAH (PROPOSISI)

 TUGAS FILSAFAT ISLAM


NAMA      : MA'ARIF ASROFUL MUTTAQIN

MATKUL : FILSAFAT ISLAM

NIM          20239002068


SOAL

1. Apa yang dimaksud dengan Qadhiyah (Proposisi) dalam Filsafat Islam?

JAWAB

        Qadhiyah adalah susunan kata yang sempurna yang menentukan suatu kenyataan di masa lampau, masa sekarang, dan masa yang akan datang dengan kemungkinan benar atau salah. Qadhiyah terdiri dari dua unsur utama, yaitu maudhu (subjek) dan mahmul (predikat).


2. Apa saja Jenis-jenis Qadhiyah (Proposisi) dalam Filsafat Islam?

JAWAB

        Qadhiyah dalam filsafat Islam dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Qadhiyah Hamliyah
  • Qadhiyah Syartiyah

3. Apa yang dimaksud dengan Qadhiyah Hamliyah berikan Contohnya?

JAWAB

        Qadhiyah hamliyah adalah qadhiyah yang terdiri dari dua unsur utama, yaitu maudhu (subjek) dan mahmul (predikat). Qadhiyah hamliyah juga disebut dengan proposisi kategoris.

Definisi:

       Qadhiyah hamliyah adalah susunan kata yang sempurna yang menentukan suatu kenyataan di masa lampau, masa sekarang, dan masa yang akan datang dengan kemungkinan benar atau salah. Qadhiyah hamliyah terdiri dari dua unsur utama, yaitu:

  • Maudhu (subjek): Sesuatu yang diterangkan.
  • Mahmul (predikat): Sesuatu yang menerangkan maudhu.

Pembagian Qadhiyah Hamliyah:

Qadhiyah hamliyah dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Qadhiyah hamliyah mujibah: Qadhiyah hamliyah yang predikatnya menunjukkan kesesuaian dengan subjek.
  • Qadhiyah hamliyah salibah: Qadhiyah hamliyah yang predikatnya menunjukkan ketidaksesuaian dengan subjek.

Contoh:

  • Qadhiyah hamliyah mujibah:

    • Maudhu: Manusia.
    • Mahmul: Makhluk ciptaan Tuhan.
    • Contoh: Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan.
  • Qadhiyah hamliyah salibah:

    • Maudhu: Batu.
    • Mahmul: Hidup.
    • Contoh: Batu tidak hidup.


4. Apa yang dimaksud dengan Qadhiyah Syartiyah berikan Contohnya?

JAWAB

       Qadhiyah syartiyah adalah qadhiyah yang terdiri dari dua atau lebih qadhiyah hamliyah yang terjalin nisbah (hubungan) di dalamnya. Qadhiyah syartiyah juga disebut dengan proposisi kondisional.

Definisi:

        Qadhiyah syartiyah adalah susunan kata yang sempurna yang menentukan suatu kenyataan di masa lampau, masa sekarang, dan masa yang akan datang dengan kemungkinan benar atau salah. Qadhiyah syartiyah terdiri dari dua unsur utama, yaitu:

  • Maudhu (subjek): Sesuatu yang diterangkan.
  • Mahmul (predikat): Sesuatu yang menerangkan maudhu.
  • Syarat (syarat): Suatu pernyataan yang menyatakan kondisi atau keadaan yang harus dipenuhi.

Pembagian Qadhiyah Syartiyah:

Qadhiyah syartiyah dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Qadhiyah syartiyah mujibah: Qadhiyah syartiyah yang predikatnya menunjukkan kesesuaian dengan subjek jika syaratnya terpenuhi.
  • Qadhiyah syartiyah salibah: Qadhiyah syartiyah yang predikatnya menunjukkan ketidaksesuaian dengan subjek jika syaratnya terpenuhi.

Contoh:

  • Qadhiyah syartiyah mujibah:

    • Maudhu: Jika hujan turun, maka jalan menjadi basah.
    • Syarat: Hujan turun.
    • Mahmul: Jalan menjadi basah.
  • Qadhiyah syartiyah salibah:

    • Maudhu: Jika hari ini tidak hujan, maka jalan tidak menjadi basah.
    • Syarat: Hari ini tidak hujan.
    • Mahmul: Jalan tidak menjadi basah.


Komentar

Postingan Populer