PENGERTIAN DAN PEMBAGIAN DILALAH FILSAFAT
TUGAS FILSAFAT ISLAM
NAMA : MA'ARIF ASROFUL MUTTAQIN
MATKUL : FILSAFAT ISLAMNIM : 20239002068
SOAL
1. Apa yang dimaksud "Dilalah" dalam konteks Filsafat Islam ?JAWABAN
Dilalah berasal dari kata bahasa Arab دَلَلَ (daala-yadulu-dilalah) yang berarti petunjuk atau yang menunjukkan, sedangkan maksud Dilalah secara Terminologi yaitu memahami sesuatu dari sesuatu yang lain. Dalam ilmu mantiq, dilalah adalah kondisi sesuatu yang dimana ketika akal memahami atau mengetahuinya, secara otomatis akal akan berpindah ke sesuatu yang lain.
2. Apa saja pembagian Dilalah dalam konteks Filsafat Islam ?
JAWABANDilalah terbagi menjadi dua, yaitu:
- Dilalah lafzhiyah
- Dilalah ghoiru lafzhiyah
Dilalah Lafzhiyah adalah dilalah yang menggunakan lafadz
Dilalah ghoiru lafzhiyah adalah dilalah yang tidak menggunakan lafadz.
Pembagian dilalah lafzhiyah
Dilalah lafzhiyah terbagi menjadi tiga, yaitu:
- Dilalah lafzhiyah wadh'iyah
Dilalah lafzhiyah wadh'iyah adalah dilalah yang dibuat oleh manusia dengan kesepakatan bersama. Dilalah lafzhiyah wadh'iyah dilalah yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita mendengar kata "meja", kita akan langsung memahami bahwa yang dimaksud adalah suatu benda yang memiliki empat kaki dan digunakan untuk meletakkan barang.
- Dilalah lafzhiyah 'aqliyah
Dilalah lafzhiyah 'aqliyah adalah dilalah yang dibentuk oleh akal pikiran. Misalnya, ketika kita mendengar kata "sebab", kita akan langsung memahami bahwa yang dimaksud adalah sesuatu yang menyebabkan terjadinya sesuatu yang lain.
- Dilalah lafzhiyah tab'iyah
Dilalah lafzhiyah tab'iyah adalah dilalah yang bersifat alami. Misalnya, ketika kita melihat warna merah, kita akan langsung memahami bahwa warna tersebut menunjukkan bahaya.
3. Sebutkan contoh dari Dilalah Lafzhiyah 'Aqliyah?
JAWABAN
Contoh dilalah 'aqliyah adalah:
- Kata "sebab" menunjukkan kepada sesuatu yang menyebabkan terjadinya sesuatu yang lain.
- Kata "kelebihan" menunjukkan kepada sesuatu yang lebih dari sesuatu yang lain.
- Kata "kesamaan" menunjukkan kepada kemiripan antara dua hal atau lebih.
Contoh dilalah tab'iyah adalah:
- Warna merah menunjukkan bahaya.
- Bau busuk menunjukkan sesuatu yang tidak baik.
- Rasa asam menunjukkan sesuatu yang tidak enak
Contoh dilalah wadh'iyah:
- Kata "rumah" menunjukkan kepada suatu tempat tinggal yang terdiri dari empat dinding, atap, dan lantai.
- Kata "meja" menunjukkan kepada suatu benda yang memiliki empat kaki dan digunakan untuk meletakkan barang.
- Kata "anjing" menunjukkan kepada suatu jenis hewan yang berkaki empat, berbulu, dan memiliki ekor.


Komentar
Posting Komentar